SMAIT AL MADINAH
Diterbitkan pada 2026-06-11 - Oleh PIDP, Sutjihana Andinisari,S.H, M.Pd., dan Admin Website
Puncak
acara perpisahan SMA IT Al Madinah Gen 20 menjadi momen yang penuh haru dan membanggakan,
di suatu hari cerah, sabtu, 23 Mei 2026 lalu. Di antara berbagai mata acara, terdapat
satu penghargaan istimewa yang menjadi simbol dedikasi, prestasi, dan
keteladanan, yaitu penghargaan Siswa Terbaik Angkatan.
Tahun ini, penghargaan diraih oleh Kafa Syakuro Menamelt (sering
dipanggil: Kaffa) dan Maritza Lareina Zhafir
(biasa dipanggil Icha), dua sosok yang telah
menunjukkan bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari nilai akademik, tetapi
juga dari kontribusi, semangat belajar, karakter, dan pengaruh positif yang
mereka berikan kepada lingkungan sekolah.
Bagi Kaffa,
penghargaan sebagai siswa terbaik datang sebagai sebuah kejutan besar "Awalnya
saya tidak menyangka bisa mendapat gelar itu, apalagi ada teman-teman saya yang
jauh lebih hebat. Saya bahkan sempat bertanya-tanya kepada orang-orang terdekat
mengapa saya yang terpilih," ujarnya. Namun, seiring waktu ia
menyadari bahwa berbagai aktivitas dan kontribusi yang telah dilakukannya
selama bersekolah mungkin menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkannya
pada penghargaan tersebut. "Saya berpikir bahwa apa pun yang saya
lakukan di sekolah mungkin secara tidak langsung membantu menyukseskan tujuan
sekolah yang selama ini diimpikan. Saya sangat berterima kasih atas penghargaan
yang tidak pernah saya duga sebelumnya."
Sama
seperti Kaffa, Icha juga mengaku terkejut ketika namanya diumumkan sebagai
penerima penghargaan siswa terbaik. "Yang aku rasakan saat dinobatkan
menjadi siswa terbaik tentunya kaget, lalu diikuti oleh rasa syukur dan
bangga."
Selama tiga
tahun bersekolah di SMA IT Al Madinah, Icha merasakan banyak pengalaman
berharga yang membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih berkembang. "Bisa
dibilang aku menghabiskan masa remajaku di sini. SMA IT Al Madinah mengajarkan
banyak hal dan memberiku wadah untuk menjelajahi potensi minat dan bakat."
Baginya, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk
mengeksplorasi kemampuan diri dan menemukan berbagai peluang untuk berkembang. Kaffa
pun sangat bahagia menjalani masa-masa sekolah di SMA IT Al Madinah. Baginya,
sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang untuk bertumbuh dan
menemukan jati diri.
Kesibukan
yang dijalani Kaffa selama sekolah justru menjadi pelajaran berharga. Berbagai
tanggung jawab yang diemban mengajarkannya untuk menghargai waktu, kesempatan,
dan setiap momen kebersamaan. "Kesibukan mengajarkan saya bahwa itu
adalah kelebihan yang tidak dimiliki semua orang. Saya jadi lebih menghargai
setiap momen yang saya alami." Icha pun menyampaikan "Aku berharap
bisa lebih mengembangkan diri lagi dan meneruskan semua hal yang sudah aku
eksplorasi selama di Al Madinah."
Ucapan
terima kasih yang tulus juga Icha sampaikan kepada seluruh guru yang telah
mendampinginya selama ini. "Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada ibu
dan bapak guru yang telah menuntunku sejauh ini. Terima kasih atas dukungan dan
doa yang selalu diberikan."
Senada dnegan Icha,
Kaffa pun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. "Jangan lupakan
saya ya. Saya yakin pengaruh ibu dan bapak guru semua yang akan membawa saya
menuju masa depan nanti. Terima kasih karena telah membuat saya merasa
dihargai, diakui, dan dibanggakan."
Selanjutnya
Icha dan Kaffa berpesan kepada adik-adik kelas, agar tetap semangat
mengembangkan potensi diri. "Maksimalkan potensi kalian di Al Madinah.
Jangan sampai berakhir dengan penyesalan. Semua usaha yang kalian anggap
sia-sia hari ini suatu saat akan menunjukkan hasilnya." Sementara Icha
memberikan pesan yang penuh motivasi. "Jangan pernah menyerah, guys!
Perjalanan kalian masih panjang dan mimpi kalian masih banyak. Yang terpenting,
selalu percaya pada diri sendiri. Dalam hidup akan ada banyak orang yang
mengatakan bahwa kalian tidak bisa melakukan sesuatu. Jangan dengarkan, dan
teruslah mengejar impian kalian."
Kaffa dan Icha
menunjukkan bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Prestasi tumbuh dari
proses panjang yang diisi dengan kerja keras, keberanian mencoba, semangat
belajar, dan kemauan untuk terus berkembang. Penghargaan siswa terbaik yang
mereka terima bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah yang
lebih besar menuju masa depan. Semoga kisah mereka menjadi inspirasi bagi
seluruh keluarga besar SIT Al Madinah untuk terus berprestasi, berkarya, dan
memberikan manfaat bagi sesama.
Selamat
kepada Kaffa dan Maritza, Siswa Terbaik SMA IT Al Madinah Gen 20. Teruslah
bersinar, menginspirasi, dan melangkah menuju masa depan yang gemilang.
" Almadinah.....bergerak, juara ! Almadinah....bergerak juara
! Almadinah.....bermanfaat, bermartabat !
Ikuti
keseruan dan kegiatan lainnya di Sekolah Al-Madinah Follow media sosial kami
di:
Instagram
: @sit.al.madinah.cibinong
Youtube
: @Al-madinah Tv
Tiktok
: @almadinah_school
Facebook
: https://www.facebook.com/profile.php?id=61577722810554&mibextid=wwXIfr&mibextid=wwXIfr
Email
: sekolahmadinah@gmail.com
Link
Pendaftaran : https://ppdb.sisko-almadinah.com/