SMAIT AL MADINAH
Diterbitkan pada 2025-12-15 - Oleh PIDP, Ahmad Kurniawan, S.Pd., dan Admin Website
Di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0,
kemampuan pemrograman menjadi kebutuhan pokok bagi generasi muda. SMAIT
Al-Madinah menjadikan mata pelajaran coding sebagai salah satu pilar utama
kurikulum sejak kelas X, dengan pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai
Islam secara utuh.
Pembelajaran coding di SMA Al-Madinah dimulai dengan BBC
Micro:bit dan platform resmi MakeCode.microbit.org. Siswa langsung
diperkenalkan pada perangkat kecil yang dilengkapi matriks LED 5×5, sensor, dan
tombol. Karena hasil kode langsung terlihat pada LED (misalnya ikon hati
berkedip, angka berjalan, atau pola lampu berubah), siswa yang awalnya
mempunyai kesan takut terhadap coding segera merasa “ternyata gampang dan
seru”. MakeCode yang berbasis block visual memungkinkan mereka membuat
program pertama dalam hitungan menit, sekaligus bisa beralih ke JavaScript
bila ingin lebih mendalam.
Praktik Pembelajaran Coding Menggunakan Microbit – Kolaborasi Antarmata
Pelajaran Informatika, Biologi, dan Matematika
Setelah mahir dengan Micro:bit, siswa melanjutkan ke Quarqy
(berbasis PictoBlox) yang memiliki fitur lebih kaya untuk proyek kreatif
dan pengenalan AI sederhana. Transisi ini terasa alami karena keduanya
sama-sama menggunakan pendekatan block visual dan memiliki matriks LED 5×5
sebagai umpan balik langsung.
Beberapa proyek unggulan berbasis Micro:bit
yang telah dilaksanakan:
Setiap pertemuan selalu diawali doa dan diakhiri
refleksi syukur. Siswa terus diingatkan bahwa ilmu pemrograman adalah amanah
Allah, dengan mengaitkan perintah “Iqra’” (QS. Al-‘Alaq: 1-5) dan “Kun fayakun”
(QS. Yāsīn: 82) pada proses menulis kode.
Hasilnya, siswa SMAIT Al-Madinah tidak hanya berprestasi
di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter sabar, teliti, jujur, dan
rendah hati. Mereka menyadari bahwa setiap kedipan LED yang berhasil dinyalakan
melalui MakeCode.microbit.org adalah ikhtiar kecil untuk memakmurkan
bumi atas izin Allah SWT.
Presentasi Hasil Proyek Kolaborasi Antarmata Pelajaran Informatika,
Biologi, dan Matematika Mengenai Alat Monitor Detak Jantung
Dengan urutan Micro:bit (MakeCode)
terlebih dahulu lalu Quarqy (PictoBlox), siswa memperoleh fondasi yang
kuat sejak awal, sekaligus tetap melanjutkan warisan Al-Khawarizmi—Bapak
Algoritma—dengan cara yang sederhana namun penuh makna.
Praktik ini membuktikan bahwa coding dapat diajarkan
secara bertahap, menyenangkan, dan berlandaskan Islam, sehingga diharapkan melahirkan
generasi Muslim yang menguasai teknologi sekaligus kokoh imannya.
"
Almadinah.....bergerak, juara ! Almadinah....bergerak juara !
Almadinah.....bermanfaat, bermartabat !
Ikuti keseruan dan kegiatan lainnya di
Sekolah Al-Madinah Follow media sosial kami di:
Instagram : @sit.al.madinah.cibinong
Youtube : @Al-madinah Tv
Tiktok : @almadinah_school
Facebook : https://www.facebook.com/profile.php?id=61577722810554&mibextid=wwXIfr&mibextid=wwXIfr
Email : sekolahmadinah@gmail.com
Link Pendaftaran : https://ppdb.sisko-almadinah.com/