SDIT AL MADINAH
Diterbitkan pada 2026-01-14 - Oleh PIDP, Carmadi, M.Pd.I, Admin Web
|
S |
emilir angin pagi menyejukan suasana sekolah yang asri. Halaman
sekolah pun tampak masih sepi belum begitu banyak siswa yang datang. Tepat di
samping bundaran garuda, sebuah kendaraan hitam beroda empat berhenti. Pintu
mobil pun segera dibuka. Terlihat dari kejauhan diciumnya satu-persatu ketiga
anaknya. Dengan langkah yang penuh semangat, sang ibu mengantarkan putra
ketiganya menuju lobi SDIT Al-Madinah. Ternyata perempuan itu adalah Mamih Dini
Andrika-ibunya Fakhri, Raihan, dan Zafran. Yuk kita tanya apa alasan beliau menitipkan
ketiga putranya sekolah di Al-Madinah! Assalamualaikum Mamih, gimana kabarnya Mih?
Mamih, boleh kita ngopi (ngobrol inspirasi) di pagi hari!
Pertama, mengapa Mamih mau menitipkan ketiga putranya di Al-Madinah? Kami merasa disini pendidikan agama dan karakter menjadi prioritas utama. Kami ingin anak-anak punya bekal ilmu dunia dan akhirat yang seimbang. Dengan lingkungan Islami yang kuat, mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang sholeh, berakhlak mulia, dan punya fondasi agama yang kokoh. Jawab Mamih Dini dengan nada bicara yang penuh semangat. Kedua, Faktor apa yang membuat Mamih tertarik dengan Al-Madinah? Kurikulum terpadu yang menggabungkan ilmu umum dengan ilmu agama yang sejalan. Selain itu, lingkungan sekolah yang kondusif dan fasilitasnya yang mendukung pembelajaran dan bakat anak-anak. Ketiga, Bagaimana pola pendidikan yang dikembangkan di Al-Madinah? Disini tidak hanya fokus pada nilai rapor, tapi juga pembentukan karakter. Guru-guru seringkali menerapkan metode belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga anak-anak tidak merasa terbebani. Ada keseimbangan antara kegiatan di dalam kelas dan di luar kelas, seperti outing class atau kegiatan sosial, yang membuat anak-anak bisa belajar langsung dari pengalaman. Keempat, Harapan apa Mamih menitipkan ketiga putranya di Al-Madinah? Harapan terbesarnya adalah agar anak-anak bisa menjadi generasi penerus yang berakhlak Qur'ani. Kami ingin mereka tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga punya hati yang baik, peduli sesama, dan taat pada ajaran agama. Kami berharap mereka bisa menjadi pemimpin masa depan yang adil dan bijaksana, yang membawa manfaat bagi keluarga dan masyarakat. Kelima, Bagaimana sikap guru Al-Madinah saat mendampingi anak-anak belajar di kelas? Sejauh yang saya amati, guru-guru di Al-Madinah sabar dan penuh kasih sayang. Selain mengajar, guru-guru di Al-Madinah juga melakukan pendekatan personal dalam membersamai keseharian anak-anak. Mereka juga komunikatif dengan orang tua, jadi kami bisa terus memantau perkembangan anak-anak di sekolah. Sikap mereka yang ramah dan suportif membuat anak-anak merasa nyaman dan berani untuk bertanya atau mengungkapkan pendapat. Masyaallah, Mamih terima kasih atas semua kepercayaan yang mamih berikan kepada kami. Semua saran dan kritik dari orang tua siswa yang membangun akan kami jadikan bahan evaluasi agar terus memberikan pelayanan yang terbaik. Masih bingung memilih sekolah sesuai harapan? Al-Madinah sekolah pilihan yang tepat untuk generasi hebat. Mamih Dini Andrika (Ibu dari Fakhri, Raihan, dan Zafran-Testimoni Orang Tua yang Menitipkan Ketiga Putranya di SDIT Al-Madinah). Carmadi, M.Pd.I-Guru SDIT Al-Madinah.
“ Almadinah…Bergerak Juara!
Almadinah...Bergerak juara!
Almadinah...Bermanfaat! Bermartabat! “
Follow instagram kami di @sdit_al_madinah_bogor
Youtube : @almadinahTv
For more info :
📞 0251-8655-777 / 0822-9928-3288
🔗 https://pmbsit.almadinahbogor.sch.id
Website : almadinahbogor.sch.id