SDIT AL MADINAH
Diterbitkan pada 2026-06-04 - Oleh PIDP, Solehah,S.S., Gr Admin Web
Alhamdulillah
puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Swt. Yang telah melimpahkan nikmat
dan karuniaNya sehingga kita bias menjalankan aktifitas kita sehari-hari dengan
lancar penuh semangat.
Shalawat
dan salam senantiasa kita curahkan kepada Baginda Rosulillah Saw. Yang telah
mengajarkan kita ilmu pengetahuan dan Al-Qur’an sehingga kita bias mengambil
ibrah dan hikmah dari keduanya.
Pembaca
yang dirahmati Allah Swt., SDIT Al-Madinah merupakan sekolah ramah anak dan
islami yang banyak mengambil ilmu pengetahuan dari Al-Qur’an, baik hukum-hukum
syari’at maupun kisah-kisah yang penuh hikmah.
Di antara
kisah yang luar biasa menari yang ada diceritakan dalam Al-Qur’an adalah kisah
Nabi Ibrahim dan Nabi Isma’il putranya dalam hal keimanan, pengabdian dan
keikhlasan kepada Allah Swt.
Sejak
kecil, Nabi Ibrahim a.s telah menunjukkan bagaimana menggunakan akal sehat dan
hati nurani yang telah diberikan oleh Allah Swt. Dengan maksimal untuk mencari,
mengetahui dan mengenal tuhannya. Prosesnya dalam mengimani Allah Swt.
Dilakukan dengan usaha yang kuat tanpa mengenal Lelah hingga terbuka hatinya
untuk menemukan tuhannya, Allah Swt.
Nabi Ibrahim
mengajarkan kita untuk terus memurnikan keimanan kepada Allah, termasuk dengan
mengasah logika untuk meneguhkannya. Kesadaran tauhid ini bahkan sudah dimiliki
oleh Nabi Ibrahim ketika masih muda belia. QS Al-Anbiya ayat 52-54 merekam
dialog antara Nabi Ibrahim dan ayahnya, Azar, yang berprofesi sebagai pembuat
berhala, serta kaumnya.
Lalu dikisahkan
juga bahwa Nabi Ibrahim a.s telah diuji oleh Allah Swt. Dengan kesulitan
memiliki putra hingga usia tua. Namun Nabi Ibrahim a.s begitu sabar dan tabah
menjalaninya tanpa pernah mengeluh. Hingga kemudian Allah karuniakan kehamilan
pada istrinya yang kedua yaitu Bunda Siti Hajar lalu melahirkan seorang putra
yaitu Nabi Isma’il a.s. Namun Allah menguji keimanan dan keikhlasan Nabi
Ibrahim serta Nabi Isma’il dengan memerintahkan Nabi Ibrahim menyembelih Nabi
Isma’il melalui mimpi. Nabi Ibrahim pun menceritakan perihal mimpinya ini
kepada Nabi Isma’il dan meminta pendapatnya tentang mimpi tersebut. Nabi
Ibrahim merupakan orangtua yang menghargai anaknya dan tidak serta merta
menjalankan keinginannya tanpa berdiskusi terlebih dahulu.
Dialog Nabi Ibrahim
dan Nabi Isma’il ketika diperintah Allah untuk disembelih menggambarkan itu
semua. Meski Nabi Ibrahim jelas diperintah oleh Allah, namun tidak serta merta
menyembelih Nabi Ismail. Nabi Ibrahim bahkan bertanya kepada Nabi Ismail
tentang pendapatnya. Sangat demokratis.
Nabi Ibrahim
menganggap Nabi Ismail sebagai orang dewasa yang telah siap memilih,
sebagaimana diceritakan pada QS Ash- Shaffat ayat 102:
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha
bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat
dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!” Ia
menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya
Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar. (QS Ash- Shaffat
37: 102)
Episode ini juga memberikan pelajaran, bahwa Nabi Ibrahim mencontohkan keikhlasan untuk mengorbankan
anak yang dicintainya di jalan Allah. Kita bisa bayangkan tingginya rasa sayang
Nabi Ibrahim kepada Nabi Isma’il, yang lahir setelah penantian 86 tahun. Nabi
Ishaq lahir 13 tahun setelah Nabi Ismail, ketika Nabi Ibrahim berumur 99 tahun.
Sanggup mengorbankan
sesuatu yang kita cintai, seperti harta, di jalan Allah dengan ikhlas adalah
salah satu sifat orang bertakwa. Hewan kurban yang kita sembelih mulai hari ini
adalah salah satu cara kita meneladani Nabi Ibrahim.
Begitulah, tingginya
akhlak dan keimanan nabi Ibrahim kepada Allah Swt.membuahkan keikhlasan dalam
beribadah yang patut kita contoh.
“ Almadinah…Bergerak Juara!
Almadinah...Bergerak juara!
Almadinah...Bermanfaat! Bermartabat! “
Follow instagram kami di @sdit_al_madinah_bogor
Youtube : @almadinahTv
For more info :
📞 0251-8655-777 / 0822-9928-3288
🔗 https://pmbsit.almadinahbogor.sch.id
Website : almadinahbogor.sch.id