Logo SDIT AL MADINAH
Login

Implementasi Metode Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Kerjasama Antar Siswa

Diterbitkan pada 2025-12-10 - Oleh PIDP, Rohillah, S.Pd ,Gr , Admin Web


Implementasi Metode Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Kerjasama Antar Siswa

SD IT Almadinah merupakan Sebuah sekolah Islam favorit yang dikenal sebagai sekolah Islam terbaik, sekolah berkarakter, sekolah ramah anak, aman dan nyaman begitupun pada saat pembelajaran seorang guru harus bisa menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa-siswinya salah satunya yaitu Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) dimana pembelajaran tidak hanya menuntut penguasaan materi secara individual saja tetapi anak dilatih untuk bisa berkemampuan dalam berinteraksi, bekerja sama dengan orang lain. Dalam konteks pendidikan modern, metode Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) telah terbukti menjadi salah satu strategi paling efektif untuk menumbuhkan keterampilan sosial, komunikasi, dan, yang terpenting, meningkatkan semangat kerjasama antar siswa.

Pembelajaran kooperatif bukanlah sekadar belajar dalam kelompok. Ia adalah sebuah pendekatan pengajaran yang melibatkan siswa dalam kelompok-kelompok kecil (biasanya 2-6 orang) untuk bekerja sama memaksimalkan pembelajaran mereka sendiri dan pembelajaran rekan-rekan mereka. Implementasi yang efektif didasarkan pada lima elemen kunci yang harus dipenuhi:

1.    Saling Ketergantungan Positif (Positive Interdependence): Setiap anggota kelompok merasa bahwa kesuksesan kelompok bergantung pada upaya masing-masing. Ini sering dicapai melalui pembagian tugas yang saling melengkapi atau penetapan tujuan bersama.

2.    Akuntabilitas Individual (Individual Accountability): Meskipun bekerja sebagai tim, setiap siswa harus bertanggung jawab atas bagian pekerjaannya dan diuji secara individual untuk memastikan semua orang menguasai materi.

3.    Interaksi Tatap Muka yang Mendorong (Promotive Face-to-Face Interaction): Siswa harus secara fisik dan mental berinteraksi, menjelaskan, mendiskusikan, dan mengajarkan materi satu sama lain.

4.    Keterampilan Sosial (Social Skills): Kelompok diajarkan dan didorong untuk menggunakan keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk kerjasama (misalnya, mendengarkan aktif, resolusi konflik, pengambilan keputusan bersama).

5.    Pemrosesan Kelompok (Group Processing): Kelompok secara berkala menilai seberapa baik mereka bekerja sama dan bagaimana mereka dapat meningkatkan efektivitas kolaborasi mereka di masa depan.

Melalui interaksi yang terencana ini, Pembelajaran Kooperatif berfungsi sebagai laboratorium sosial di kelas, di mana kerjasama bukan hanya harapan, tetapi merupakan persyaratan struktural untuk kesuksesan bersama.



“ Almadinah…Bergerak Juara!

Almadinah...Bergerak juara!

Almadinah...Bermanfaat! Bermartabat! “

Follow instagram kami di @sdit_al_madinah_bogor

Youtube : @almadinahTv

 

 

For more info :

📞 0251-8655-777 / 0822-9928-3288

🔗 https://pmbsit.almadinahbogor.sch.id

Website : almadinahbogor.sch.id



Brosur
Banner